Notes

Cara Hidup Sehat ala Rasulullah SAW (Part I)

Seharusnya kita menjalani hidup dengan bahagia dan sederhana. Seharusnya menjadi sehat dan bahagia itu mudah namun karena manusia cenderung memiliki sifat yang tidak mudah puas maka terjadilah hal-hal buruk pada kesehatan dan hidup akibat dari ketidak puasan, rasa penasaran, dan ketamakan. Rasulullah sesungguhnya adalah manusia yang kaya raya hanya saja beliau memilih untuk bergaya hidup sederhana. Kekayaannya digunakan semata-mata untuk kepentingan umat. Siapa pemilik Unta terbaik? Siapa Pemilik pedang terbaik? dan hal-hal terbaik lainnya. Rasulullah orangnya. Beliau adalah manusia sempurna yang diutus Allah untuk mengajarkan kita semua hal baik untuk hidup yang baik, bermanfaat dan berkualitas di dunia dan akhirat.

Segala hal dalam lini kehidupan manusia ada pedomannya di Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah. Maka jika ingin hidup bahagia, teratur, sehat dan mudah maka tak ada pilihan lain selain mengikuti pola hidup Rasulullah. Terutama dalam hal menjaga kesehatan.

Berikut ini beberapa kebiasaan Rasulullah yang membuat beliau senantiasa sehat, tangguh, dan ringan langkahnya dalam beribadah padahal Allah telah menjamin beliau masuk Surga. 

1.Duduk Ketika Makan dan Minum

Banyak orang yang mengabaikan kebiasaan Duduk ketika makan ini. Sangat mudah untuk dikerjakan namun mengapa banyak orang malas untuk sekedar duduk ketika makan dan minum? Padahal Rasulullah sendiri sudah memerintahkan agar kita duduk ketika makan dan minum. 

رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُقْعِيًا يَأْكُلُ تَمْرًا

“Aku melihat Nabi shallallahu’alaihi wasallam duduk iq’a saat makan kurma.” (HR. Muslim No 3807)

Secara ilmiah pun sudah dibuktikan bahwa ada alasan yang jelas mengapa kita harus duduk ketika makan dan minum. 

Di dalam tubuh manusia ada sebuah jaringan penyaring yang disebut juga dengan sfringer yaitu sebuah struktur maskuler yang dapat membuka dan menutup. Air yang kita minum seterusnya akan disalurkan ke dalam pos-pos penyaringan di dalam ginjal. Penyaring ini terbuka pada saat kita duduk dan secara otomatis tertutup pada saat berdiri. Ketika penyaring berada dalam posisi tertutup, maka air yang kita konsumsi sambil berdiri akan masuk hingga ke dalam kantong kemih tanpa adanya proses penjaringan. Akibatnya bisa terjadi pengendapan di dalam saluran ureter dan jika terus terjadi akan menyebabkan. Ngeri kan, iya karena kebiasaan ini bisa memicu penyakit kencing batu dan gangguan ginjal.

Reaksi saraf menjadi alasan berikutnya mengapa kita harus duduk ketika makan dan minum. Manusia pada saat berdiri berada dalam keadaan yang tegang. Organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras agar mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya. Sehingga inilah yang membuat kita bisa berdiri stabil dengan sempurna. Sebaliknya, ketenangan dapat dirasakan saat kita duduk, yang di mana syaraf berada dalam kondisi yang tidak tegang sehingga posisi ini sangat baik untuk menerima makanan dan minuman yang akan dicerna.

Makan dan minum sambil berdiri juga bisa mengakibatkan gangguan lambung. Refleksi yang terjadi secara tiba-tiba dapat menyebabkan tidak berfungsinya saraf. Begitu pula makan dan minum dengan posisi berdiri yang dilakukan secara terus-menerus dapat membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Banyak dokter yang mengatakan bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus dapat menyebabkan rasa sakit yang mengganggu fungsi pencernaan.

Memang dampak negatif dari makan dan minum sambil berdiri tidak langsung terjadi saat itu juga, tapi tidak ada salahnya bukan kalau kita menghindari sedini mungkin? bukankah lebih baik mencegah dari pada mengobati? lagi pula tidak ada ruginya juga bukan untuk memperhatikan kesehatan tubuh kita mulai dari hal kecil seperti ini?

2. Makan Menggunakan Tangan Kanan

  • “Apabila salah seorang dari kalian makan, maka hendaklah makan dengan tangan kanan dan apabila dia minum, minumlah dengan tangan kanan. Karena setan apabila dia makan, makan dengan tangan kiri dan apabila minum, minum dengan tangan kiri.” (HR. Muslim)

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِي تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ فِي شَأْنِهِ كُلِّهِ

  • Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam membiasakan diri mendahulukan yang kanan dalam memakai sandal, menyisir, bersuci dan dalam setiap urusannya” (HR. Bukhari 168).

Banyak orang beralasan makan menggunakan sendok sebagai alasan lebih higienis dibandingkan makan dengan tangan. Padahal belum tentu benar. Menurut penelitian, sendok dan tangan memungkinkan terjadinya kontaminasi dengan bakteri. Sendok bisa lebih bersih dari tangan jika sendok memang dikondisikan pada suatu tempat yang higienis. Paling tidak, kelembapan udara di ruangan selama sendok itu didiamkan tidaklah tinggi sebab uap air adalah medium bakteri berpindah tempat. Namun apakah sendok sendok di rumah kita mendapat penjagaan ketat seperti itu ? Bagaimana dengan tangan ? Tangan sering terkontaminasi dengan bakteri akibat aktifitas tubuh kita. Sehingga jika kondisi tangan sebelum dicuci, jelas persentasi bakteri dalam tangan akan lebih besar dibandingkan pada sendok yang baru saja dicuci. Maka kita perlu mencuci tangan kita. Ini tidak membunuh bakteri namun menghapus bakteri. Kondisinya sama seperti kita menghapus minyak pada tangan kita dengan sabun. Pada kondisi yang sama sama telah dicuci baik sendok maupun tangan,tangan memiliki kebersihan yang lebih terjamin.

Karena tangan mengandung enzim RNAase yang disekresikan oleh tangan kita. Enzim ini berfungsi untuk kekebalan tubuh kita dan proteksi terhadap bakteri. Enzim ini selali disekresikan.Ketika tangan kamu kotor, enzim ini sedang mengikat bakteri sehingga aktifitas bakteri itu tidak dapat maksimal. Namun jika sangat kotor maka persentase bakteri akan jauh lebih besar sehingga bakteri akan menaklukan pengaruh dari RNAase.Saat tangan kamu dicuci, bakteri terkikis sehingga persentase enzim menjadi lebih banyak. Saat kamu makan,enzim ini terus mengikat bakteri dan masuk ke dalam tubuh kamu.Enzim tersebut membunuh bakteri selama proses pencernaan. Bagaimana dengan sendok? ketika sendok dicuci, tidak semua bakteri terkikis. Termasuk masih menempelnya bakteri yang membahayakan tubuh sebab bakteri tidak sepenuhnya merugikan. Ketika kamu makan dengan sendok, bakteri yang membahayakan tersebut akan masuk ke dalam tubuh tanpa adanya perlawanan dari enzim RNAase

Alkisah, seorang raja melayu sempat diprotes oleh tamu yang lain dalam acara jamuan makan malam kerajaan. Ia begitu eksentrik karena saat para raja lain makan dengan elegan menggunakan sendok dan perangkat lain, ia dengan santai membasuh bersih tangannya sendiri lalu makan menggunakan telapak tangan dan jari-jarinya itu. Saat ditanya serius, ia menjawab dengan 3 alasan mengapa ia lebih mempercayai tangannya daripada sendok.

Ia pun berkata:

Pertama; Saya yakin tangan saya lebih bersih daripada sendok dan garpu karena saya sendirilah yang membasuhnya, bukan orang lain. Sendok- garpu yang dibasuh orang lain belum tentu bersih.

Kedua; saya yakin tangan saya lebih bersih karena hanya saya seorang yang menggunakannya, tidak pernah dipinjam orang lain. Sedangkan sendok itu sudah dipakai oleh orang yang berbeda-beda.

Ketiga; saya percaya tangan saya lebih bersih karena tak pernah jatuh dari tempatnya setelah dicuci.

Cara Hidup Sehat ala Rasulullah tentu bukan hal yang sulit, yang menjadikannya sulit adalah aturan-aturan yang dibuat manusia atas nama etika dan sebagainya padahal menyebabkan gangguan kesehatan untuk jangka panjang. Jadi saran saya, sebaiknya back to sunnah, kembali pada cara-cara sehat yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. 

Sampai jumpa di Cara Hidup Sehat ala Rasulullah Part II

 

Tagged

7 Kuliner Lombok Menu Berbuka Puasa

Saat kamu berkunjung ke suatu daerah, Hal yang paling kamu cari selain keindahan panorama alam adalah kuliner dan oleh-oleh unik yang terdapat di daerah tersebut bukan? Karena sekarang bulan Ramadhan mimin mau posting tentang 7 Kuliner Lombok Menu berbuka puasa.

Continue reading 7 Kuliner Lombok Menu Berbuka Puasa

Lombok Hadirkan Pesona Tarawih Bersama Imam Besar 4 Negara

Rangkaian kegiatan Pesona Khazanah Ramadan yang dipusatkan di Islamic Center Mataram, lagi lagi menyedot perhatian publik. Dalam rangkaian kegiatan ibadah tak tanggung tanggung panitia menghadirkan 4 imam besar dari 4 negara sebagai imam dalam salat tarawih di Masjid yang kini menjadi icon wisata halal lombok ini

Tentu saja hal ini sangat menarik dan memberikan sensasi tersendiri selain menambah kekhusyukan dalam beribadah. Ramadan kali ini sungguh berbeda, gak harus jauh jauh ke timur tengah kita bisa merasakan indahnya salat di imami oleh imam besar. Lantunan ayat ayat suci Al Quran begitu merdu dengan lafal dan intonasi dari sang imam besar

Pada minggu pertama Syeikh Ezzat Sayit imam besar dari Mesir memimpin salat taraweh di Islamic Center. Beliau masih sangat muda, kelahiran tahun 1985 namun kemampuannya dalam bidang agama khususnya tentang kajian Al Quran sudah tidak diragukan lagi

Syeikh Moad Duaoik yang berasal dari Maroko melanjutkan Syeikh Ezzat. Dan kedua imam besar lainnya yaitu Prof. Dr Syeikh Khalid Barakat dari Libanon dan Syeikh Ahmad Jalal Abdullah Yahya dari Yordania siap memimpin salat tarawih pada minggu selanjutnya Continue reading Lombok Hadirkan Pesona Tarawih Bersama Imam Besar 4 Negara

Tagged , , ,

GenPI Lombok Sumbawa Pamerkan Replika WHAT 2016 di Pesona Khazanah Ramadan Lombok

Genpilomboksumbawa.com, Mataram – Pesona Khazanah Ramadan Lombok yang dibuka sejak Kamis (25/5) langsung heboh. Ribuan masyarakat ‘mengepung’ Islamic Center Mataram. Semua kompak menyerbu stand Media Centre yang memampang piala World Halal Tourism Award 2015 dan 2016 berukuran dua meter.

Desain trofi yang dikawal Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Lombok Sumbawa itu mirip seperti aslinya. Warna, bentuk hingga lekuk trofi, semua dibuat sangat mirip. Satu-satunya yang membedakan, trofi yang dipajang di Pesona Khazanah Ramadan Lombok ukurannya super jumbo. Tingginya saja mencapai dua meter. Ukurannya jauh lebih tinggi dari ukuran manusia Indonesia pada umumnya.

“Trofi World Halal Tourism Award ini sudah menaikkan confidence sebagai bangsa, mengangkat credibility sebagai negara, dan meng-calibration standart dunia untuk Lombok NTB. Dua tahun kita menjadi nomor satu. Kebanggaan ini kami pamerkan ke semua pengunjung Pesona Khazanah Ramadan Lombok,” tutur Siti Khotijah, koordinator Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Lombok Sumbawa, Jumat (26/5).\ Continue reading GenPI Lombok Sumbawa Pamerkan Replika WHAT 2016 di Pesona Khazanah Ramadan Lombok

Kuliner Khas Sumbawa

Setiap daerah pasti memiliki makanan khas masing-masing. Biasanya makanan khas itu dipengaruhi oleh keadaan alam, iklim, dan keadaan masyarakat suatu daerah. Misalnya di daerah kutub, orang-orang eskimo lebih suka menyantap daging secara rutin bahkan daging mentah. Di Sumbawa, di kenal masakan khas bernama Sepat, dilihat dari bahan dan cara memasaknya Sepat memang menggambarkan keadaan Sumbawa yang masih alami dan dianugerahi kekayaan tumbuhan dan hewan. Seperti apa sepat? Nanti kamu bisa baca di penjelasan di bawah.

Jalan-jalan ke Sumbawa belum lengkap kalau belum mencicipi kulinernya. Kuliner Sumbawa unik-unik dan pastinya enak-enak dan segar karena semua fresh from the Nature! Ikan segar, Sayuran segar, Daging segar dan lainnya.

Apa saja makanan khas Sumbawa? Simak ya. Continue reading Kuliner Khas Sumbawa